Diego Maradona Hampir Tangani Aston Villa pada 2010

Selamat datang dan Selamat Bergabung, di situs berita online yang menyediakan berbagai macam berita Internasional, sport, Berita Dalam Negri, Gosip Artis, dan berita Viral lain nya.

Halo sobat penggemar membaca artikelharian di bawah ini akan admin bagikan untuk ada sebuah berita online yang akan di update di halaman situs artikelharian.

Jangan lupa untuk share situs ini ke acount sosial media yang kamu punya ya.

Tahukan anda bahwa di situs artikelharian ini memberikan anda informasi-informasi seputar berita yang sedang trending saat ini, penasaran kan? langsung kunjungi artikel nya.

Berikut dibawah ini admin sajikan berita online terkini dan di terbitkan pada Hari ini Khusus Untuk Anda.

Diego Maradona Hampir Tangani Aston Villa pada 2010

Diego Maradona Hampir Tangani Aston Villa pada 2010
Diego Maradona

Artikelharian.comDiego Maradona Hampir Tangani Aston Villa pada 2010,

Agen Diego Maradona pada 2010, Walter Soriano, hampir membawa sang klien ke salah satu klub Liga Inggris, Aston Villa.

Namun, sayangnya petinggi Aston Villa saat itu, Randy Lerner, tidak sepenuh hati mendekati Diego Maradona.

Pada pertengahan 2010, Diego Maradona berstatus agen bebas.

Kala itu, Diego Maradona tercatat tidak menangani klub mana pun karena baru saja dipecat Federasi Sepakbola Argentina (AFA) karena hanya membawa Argentina lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2010.

Setelah dipecat Argentina, Diego Maradona memiliki keinginan menangani klub Liga Inggris.

Kebetulan semasa aktif sebagai pesepakbola profesional, hanya Liga Inggris kompetisi yang belum

pernah dijajal pria yang identik dengan gol tangan tuhannya tersebut.

klub Liga Inggris

Kebetulan, saat itu The Villans –julukan Aston Villa– baru saja berhenti kerja sama dengan sang pelatih, Martin O’Neill.

Karena itu, tak heran Diego Maradona langsung dihubung-hubungkan dengan klub yang bermarkas di Villa Park tersebut.

“Saya pikir Diego (Maradona) akan sangat terbuka dengan wacana datang ke Inggris dan menangani

Aston Villa,” kata Walter Soriano mengutip dari Artikelharian, Senin (30/11/2020).

“Diego sangat tertarik dengan sepakbola Inggris dan gaya hidup di sana. Saya tahu Diego sangat ingin pindah ke sana. Ia menyukai pedesaan Inggris dan baginya, suatu kehormatan dapat menangani klub seperti Aston Villa,” lanjut Soriano.

Sayangnya, Maradona gagal ditunjuk menggantikan posisi Martin O’Neill.

Saat itu, untuk menggantikan eks juru taktik Glasgow Celtic tersebut, manajemen Aston Villa memilih mantan pelatih Liverpool, Gerard Houllier.

Sebenarnya tidak mengherankan Maradona tak dipilih manajemen Aston Villa. Sebab, secara kualitas melatih, Maradona tak bisa dibilang cukup cakap saat menjadi pelath.

Terbukti selama menjadi pelatih, Maradona hanya menangani tim-tim kelas dua seperti Al-Wasl (Uni

Emirat Arab), Al-Fujairah (Uni Emirat Arab), Dorados (Meksiko) dan Club Gimnasia (Argentina). Menangani Timnas Argentina merupakan pencapaian tertinggi yang dicetak Diego Maradona.

Sayangnya, cita-cita Maradona menangani klub Liga Inggris tidak kesampaian hingga akhirnya sang legenda mengembuskan napas terakhir. Maradona telah meninggal dunia akibat henti jantung pada Rabu 25 November 2020 malam WIB.

Baca Juga: Jokowi Ingatkan Cara Kerja PNS di Era Digital, Jangan yang Biasa

One Reply to “Diego Maradona Hampir Tangani Aston Villa pada 2010”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *